Menuju Calon DOB Kabupaten TOMATAPPA, 6 Kecamatan Resmi Membentuk Komite Aksi Perjuangan

20 Oktober 2025
Administrator
Dibaca 183 Kali
Menuju Calon DOB Kabupaten TOMATAPPA, 6 Kecamatan Resmi Membentuk Komite Aksi Perjuangan

Wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Tomatappa telah memasuki babak baru. Aspirasi enam kecamatan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini dilembagakan melalui pembentukan Komite Aksi Perjuangan Kabupaten Tomatappa (KAPK-T).

Peresmian komite ini dilaksanakan melalui musyawarah akbar yang digelar pada Senin, 20 Oktober 2025, bertempat di IDP Center, Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene. Kegiatan ini difasilitasi oleh Presidium Pemekaran Kabupaten Tomatappa.

Ratusan perwakilan elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, dan pimpinan lembaga dari enam wilayah calon kabupaten—yakni Tubo, Ulumanda, Malunda, Tapalang, Tapalang Barat, dan Bala-balakang—memadati lokasi acara sebagai manifestasi dukungan kolektif.

Setelah melalui proses diskusi dan musyawarah yang intensif dan mengedepankan asas mufakat, forum secara resmi menetapkan Paharuddin sebagai Ketua Komite Aksi Perjuangan Kabupaten Tomatappa.

Dalam sambutannya, Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Tomatappa menggarisbawahi signifikansi momentum ini. Beliau menegaskan bahwa pembentukan KAPK-T merupakan langkah strategis dan terstruktur untuk mewujudkan daerah otonomi baru.

“Pembentukan Komite Aksi ini adalah penegasan komitmen bersama. Komite ini akan berfungsi sebagai motor penggerak utama dalam menuntaskan seluruh tahapan administratif dan politik yang diperlukan menuju pemekaran, sekaligus merepresentasikan aspirasi segenap rakyat di enam kecamatan,” jelasnya.

Acara diakhiri dengan aksi simbolik penandatanganan pada selembar kain putih sepanjang lima meter oleh seluruh tokoh yang hadir. Aksi ini menjadi simbol dukungan dan legitimasi politik yang kuat, menandai kesatuan tekad dari wilayah pegunungan hingga kepulauan untuk mencapai pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pembentukan Komite Aksi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi inter-wilayah serta mempercepat pemenuhan persyaratan formal yang dipersyaratkan oleh pemerintah pusat. Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dan optimisme bahwa upaya perjuangan ini segera menghasilkan daerah otonomi baru yang diidamkan.